Tuesday, November 6, 2012

Makalah tentang definisi evaluasi kurikulum


1.      Definisi Evaluasi Kurikulum
Evaluasi kurikulum adalah proses penerapan prosedur ilmiah untuk mengumpulkan data yang valid dan reliabel untuk membuat keputusan tentang kurikulum yang sedang berjalan atau telah dijalankan. Secara sederhana evaluasi kurikulum dapat disamakan dengan penelitian, karena evaluasi kurikulum menggunakan penelitian yang sistematik, menerapkan prosedur ilmiah dan metode penelitian.

2.      Tujuan Evaluasi Kurikulum
Perbaikan program
Dalam konteks tujuan ini , peranan evaluasi lebih bersifat konstuktif , karena informasi hasil evaluasi dijadikan input bagi perbaikan yang diperlukan didalam program kurikulum yang sedang dikembangkan. Disini evaluasi lebih merupakan kebutuhan yang datang dari sistem itu sendiri karena evaluasi itu dipandang sebagai faktor yang memungkinkan dicapai hasil pengembangan yang optimal dari sistem yang bersangkutan.
Pertanggung jawaban kepada berbagai pihak
Selama dan terutama pada akhir fase pengembangan kurikulum, perlu adanya semacam pertanggung jawaban dari pihak pengembangan kurikulum kepada berbagai pihak yang berkepentingan. Pihak-pihak yang dimaksud mencangkup baik pihak yang menseponsori kegiatan pengembangan kurikulum tersebut maupun pihak yang akan menjadi konsumen dari kurikulum yang telah dikembangkan .
Penentuan tindak lanjut hasil pengembangan
Tindak lanjut hasil pengembangan kurikulum dapat berbentuk jawaban atas dua kemungkinan pertanyaan : Pertama : Apakah kurikulum baru tersebut akan atau tidak akan disebarluaskan kedalam sistem yang ada? Kedua : Dalam kondisi yang bagaimana dan cara yang bagaimana pula kurikulum baru tersebut akan disebar luaskan kedalam sistem yang ada?

3.      Fungsi Evaluasi Kurikulum

1.      Evaluasi kurikulum dapat menyajikan informasi mengenai kesesuaian, efektifitas dan efisiensi  kurikulum tersebut terhadap tujuan yang ingin dicapai dan penggunaan sumber daya, yang mana informasi ini sangat berguna sebagai bahan pembuat keputusan  apakah kurikulum tersebut masih dijalankan tetapi perlu revisi atau kurikulum tersebut harus diganti dengan kurikulum yang baru.
2.      Evaluasi kurikulum juga penting dilakukan dalam rangka  penyesuaian dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kemajuan teknologi dan kebutuhan pasar yang berubah.
3.      Evaluasi kurikulum dapat menyajikan bahan informasi mengenai area – area kelemahan kurikulum sehingga dari hasil evaluasi dapat dilakukan proses perbaikan menuju yang lebih baik. Evaluasi ini dikenal dengan evaluasi formatif. Evaluasi ini biasanya dilakukan waktu proses berjalan.
4.      Evaluasi kurikulum juga dapat  menilai kebaikan kurikulum apakah kurikulum tersebut masih tetap dilaksanakan atau tidak, yang dikenal evaluasi sumatif.





DAFTAR PUSTAKA
Lindeman, M. (2007). Program Evaluation. [Internet]. Available from:    < ww.tedi.uq.edu.au/conferences/A_conf/papers/Isaacs.html>  Accessed 3 July 2007]. 
Silver,  H. (2004). Evaluation Research in Education. [Internet]. Available from:   < outh.ac.uk/resined/evaluation/index.htm>                           [Accessed 3 July 2007]. 
Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Pembinaan Akademik dan Kemahasiswaan,(2003). Buku II –Kurikulum Program Studi.

No comments:

Post a Comment